Fedi Nuril Ungkap Fahri di ‘AYAT AYAT CINTA 2’ Tak Lagi Pemalu Pada Wanita


Beureum.com – Film AYAT AYAT CINTA (AAC) pada tahun 2008 lalu tentu masih membekas bagi para penontonnya. Kini, selang hampir 10 tahun hadir kembali AYAT AYAT CINTA 2 dengan cerita dan konflik yang tentunya lebih menarik. Fedi Nuril pun menceritakan bagaimana kehidupan sosok Fahri di AYAT AYAT CINTA 2 setelah kehilangan sang sang istri Aisha yang saat itu menjadi sukarelawan di jalur Gaza.

“Menurut aku perbedaan di AAC pertama dia mencari jodohnya, yang kedua bisa dibilang sudah ada jodohnya tapi hilang. Dalam artian apakah dia harus menunggu karena hilangnya nggak jelas, apakah masih hidup, kalau pun sudah meninggal di mana jenazahnya kan nggak tahu. Apakah harus menunggu atau move on. Ini yang menjadi kebingungan dia,” ujar Fedi Nuril saat ditemui usai press screening AYAT AYAT CINTA 2 di XXI Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (6/12) malam.

Bukan lagi soal percintaan saja, tapi dalam film ini sosok Fahri menyadarkan kita bahwa manusia harus berbuat kebaikan kepada sesama manusia tanpa mempedulikan asal usul, status sosial, agama dan sebagainya.

“Di sini isunya lebih internasional ya. Seperti dia mau meluruskan Islamophobia di Eropa, makanya tetangga-tetangganya yang beda agama budaya semua dia bantu tanpa mempertanyakan background mereka apa. Mau dia dimusuhin, dia tetap sabar membantu mereka. Nah, ini juga perbedaan cerita dari AAC 1 dan 2. Kalau dulu hanya fokus di Mesir dan isu dalamnya. Nah, ini di Edinburgh, ada Malaysia juga, lebih luas lagi,” ungkapnya.

Fedi 'kehilangan' istri di AYAT AYAT CINTA 2 © KapanLagi.com®/Budy SantosoFedi ‘kehilangan’ istri di AYAT AYAT CINTA 2 © KapanLagi.com®/Budy Santoso

Fedi pun mengungkapkan bahwa banyak perubahan karakter sosok Fahri dari dulu. Karena Fahri sekarang sudah menjadi seorang dosen. Ia pun lebih terlihat dewasa dan percaya diri serta sudah tidak malu-malu lagi ketika bertemu perempuan.

“Tetap ada perbedaan karena sudah 7 tahun setelah AAC pertama. Fahri (sekarang) lebih dewasa, jadi dosen. Kalau dulu mungkin akting Fahri jalannya agak buntu karena masih mahasiswa, masih ada rasa mindernya. Kalau sekarang lebih percaya diri karena dia seorang dosen kan. Dia harus percaya sama dirinya sendiri supaya mahasiswa mendengarkan dia, gesture-nya pun ada bedanya. Kalau dia bertemu perempuan tidak semalu-malu dulu. Secara karir juga jauh lebih berhasil,” pungkasnya.

Selain Fedi Nuril, film yang diangkat dari novel laris karya Habiburrahman El Shirazy dan disutradarai Guntur Soeharjanto itu juga menampilkan aktris-aktris berbakat lainnya seperti Dewi Sandra, Tatjana Saphira, Chelsea Islan dan masih banyak lagi. Film produksi MD Pictures dan diproduseri oleh Manoj Punjabi ini akan diputar secara serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 21 Desember 2017.

Jangan Lewatkan!
Berita Foto

(kpl/rhm/pit)

sumber : kapanlagi.com

loading...