Warning: fopen(/storage/ssd3/834/2221834/tmp/ePTTCZUnLRzC-uLtygy.tmp): failed to open stream: Disk quota exceeded in /storage/ssd3/834/2221834/public_html/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 117

Warning: unlink(/storage/ssd3/834/2221834/tmp/ePTTCZUnLRzC-uLtygy.tmp): No such file or directory in /storage/ssd3/834/2221834/public_html/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 120

Mendapat Izin Ruben Bermain Film Horor, Honor Sarwendah Bernilai Fantastis?


Beureum.com – Setelah fokus menjadi ibu rumah tangga serta menjajal berbagai macam bisnis, Sarwendah kembali ke dunia hiburan. Kali ini Sarwendah ambil bagian dalam sebuah film horor. Dalam film bertajuk KEMBANG KANTIL ini ia berperan menjadi Ratna, seorang ibu yang mencintai anak asuhnya.

Keterlibatan mantan personel girlband Cherry Belle ini tentunya atas restu Ruben Onsu. Karena tanpa seizin suami, ia tak akan tenang menjalani proses syuting yang harus dijadwalkan selama beberapa hari.

“Sebenarnya Ruben nggak pernah ngelarang aku main film, cuma aku harus tahu posisi aku. Dan KEMBANG KANTIL ini menjadi film pertama yang dia approved karena karakternya sesuai dan aku memang suka anak-anak,” kata Wendah ditemui di Epicentrum XXI, kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (13/4/2018).

Sarwendah bersama cast KEMBANG KANTIL. (Cr: KapanLagi.com/Akrom Sukarya)Sarwendah bersama cast KEMBANG KANTIL. (Cr: KapanLagi.com/Akrom Sukarya)

Mengingat akhirnya mendapat izin Ruben untuk bermain film, muncul anggapan bila honor yang diterima sangat fantastis. Ketika coba dikorek, wanita berusia 28 tahun ini mencoba memberi penjelasan.

“Kalau bicara soal nominal relatif ya. Honor gede atau kecil tergantung buat siapa. Tapi yang pasti sesuai lah,” lanjut ibu dari Thalia Putri Onsu ini.

Sudah sejak dulu banyak tawaran bermain film menghampiri Wendah. Namun Wendah mengaku sangat selektif pada setiap tawaran pekerjaan. Salah satu syarat penting adalah film itu tidak mengandung unsur sensualitas dan bisa ditonton oleh anaknya kelak.

“Aku emang picky sih, lebih memilih peran yang sesuai. Karena aku nggak mau nanti kalau anak udah gede lihat ibunya main film begitu. Mungkin dulu waktu belum punya anak apa aja hayuk. Kalau sekarang lebih memikirkan ke depannya kalau anak tiba-tiba ngelihat gimana, ngejelasinnya gimana,” tutupnya.

Baca juga:

(kpl/abs/rna)

sumber : kapanlagi.com

loading...