Warning: fopen(/storage/ssd3/834/2221834/tmp/ePTTCZUnLRzC-YH4QoZ.tmp): failed to open stream: Disk quota exceeded in /storage/ssd3/834/2221834/public_html/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 117

Warning: unlink(/storage/ssd3/834/2221834/tmp/ePTTCZUnLRzC-YH4QoZ.tmp): No such file or directory in /storage/ssd3/834/2221834/public_html/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-ftpext.php on line 120

‘ZETA’, Film Bergenre Pure Zombie Horor Pertama di Indonesia


Beureum.com – Film bergenre horor saat ini mulai kembali naik di pasar perfilman Tanah Air. Yang terbaru, ada judul ZETA. Namun bukan hantu-hantu urban yang bisa kalian temui di Indonesia, melainkan zombie! Film dengan kemasan hantu serupa memang bukan barang baru di dunia perfilman Indonesia. Namun kali ini ZETA dijanjikan bakal menyajikan cerita yang berbeda.

ZETA ditulis dan juga disutradarai oleh Amanda Iswan atau akrab disapa Mandy. Film ini digarap dengan sangat serius oleh wanita lulusan Quinnipiac University, School of Communications Hamden, Connecticut AS dengan major Film, Video and Interactive Media (2012-2015) ini. Ya, Mandy melakukan riset yang sangat mendalam dan berkelanjutan demi ZETA.

Riset itu mencakup hal-hal detail seperti bagaimana seseorang bisa menjadi zombie, asal-muasal penyakitnya, hingga cara hidup amoeba parasitnya. “Semua berbasis ilmu pengetahuan, yang kemudian saya laraskan dalam sebuah drama aksi, yang membuat pesan ceritanya sampai ke penontonnya, dengan menyasyikkan,” ujar Mandy mengenai film perdananya ini.

ZETA, film Indonesia dengan genre pure zombie pertama / Credit: KapanLagi - Fikri Alfi RosyadiZETA, film Indonesia dengan genre pure zombie pertama / Credit: KapanLagi – Fikri Alfi Rosyadi

Meski ZETA adalah film pertama Mandy, namun Ia sudah kenyang pengalaman loh! Sebelumnya, Mandy pernah mendatangi Hong Kong Film Art hingga Cannes Film Market di Cannes Prancis.

“Emang udah mulai banyak sih film-film zombie di Indonesia, tapi Zeta itu beda karena yang ini ada researchnya. Penyakit zombienya jelas. Mulai cara dia menjangkiti manusia, sampai gimana  orang-orang yang terinfeksi (zombie) itu bergerak,” ujar Mandy.

Pemilihan cast-nya sendiri juga dilakukan dengan serius. Beberapa nama besar seperti Jeff Smith, Cut Mini, Dimas Aditya, Edo Borne, Willem Bevers, hingga Joshua Pandelaki di deretan cast list akan membuat film ini semakin menarik untuk ditonton.

Cut Mini, salah satu sosok sentral di film 'ZETA' / Credit: KapanLagi - Fikri Alfi RosyadiCut Mini, salah satu sosok sentral di film ‘ZETA’ / Credit: KapanLagi – Fikri Alfi Rosyadi

Satu hal yang menarik dari film ZETA adalah pesan yang tersirat di dalamnya. Ya, tak banyak film bergenre horor yang menyimpan sebuah pesan positif untuk para penontonnya. Dan hal itu adalah salah satu elemen yang diterapkan Mandy dalam filmnya nanti.

“Semua manusia punya ego, tapi hati-hati. Don’t let that ego blinds you from seeing what really needs to be done in a certain situation. Misal, ibu sama anak berantem, trus tiba-tiba ibunya sakit parah. Tapi anak itu menolak untuk ngurus ibunya, karena egonya si anak masih marah dan nggak bisa maafin ibunya,” terang Mandy.

Film bertema zombie memang selalu punya tempat di hati para pecinta film, terutama pecinta horror di seluruh dunia. Mandy pun mengaku jika Ia banyak memakai referensi judul-judul film Zombie Hollywood guna menyempurnakan film ZETA.

“Salah satu inspirasinya dari serial The Walking Dead. Walaupun settingnya tentang zombie apocalypse. Meski demikian masalah utamanya tetep dateng dari konflik manusianya sendiri,” jelas Mandy mengenai film yang mengambil lokasi syuting di Jakarta ini.

Tak sekedar kedalaman riset, film ZETA juga dijanjikan bakal menghadirkan cerita yang sangat menarik. Belum lagi ada elemen penyutradaraan yang pas hingga kualitas para pemerannya yang baik. Bisa dipastikan jika film ini bakal meledak dan meninggalkan kesan mendalam pada hati para pecinta film Indonesia.

Film 'ZETA' dibuat dengan sangat serius / Credit: KapanLagi - Fikri Alfi RosyadiFilm ‘ZETA’ dibuat dengan sangat serius / Credit: KapanLagi – Fikri Alfi Rosyadi

“Biasanya kalau di Indonesia, film bertema serius seperti ini genrenya drama-komedi. Tapi kalau ZETA itu thriller dengan sedikit bumbu sci-fi,” ujarnya lebih lanjut.

ZETA sendiri dipayungi oleh rumah produksi Swan Studio yang memfasilitasi Mandy dengan sepatutnya dalam hal produksi film. Sementara itu, posisi produser dipercayakan kepada Syaiful Wathan, yang juga diyakini bisa ikut andil besar dalam kesuksesan film ZETA nantinya.

Bang Ipul, begitu sapaan akrab dari Syaiful Wathan, bukanlah sosok ‘anak baru’ di industri film Tanah Air.  Film-film seperti CATATAN AKHIR SEKOLAH (2005) hingga MAKE MONEY (2012) ada dalam daftar diskografinya. Nantinya, Bang Ipul akan banyak berkolaborasi dengan Mandy, selaku sutradara muda wanita Indonesia dalam film ZETA ini.

Jangan Lewatkan!
Berita Foto

(kpl/far/gtr)

sumber : kapanlagi.com

loading...